Perempuan dan Ajal
-
antara dua belah paha
sembilu menyibak
teriak cinta membahana
tentang segumpal darah hidup di rahimmungkinkah sempat air mata membasah
di kening yang masih merah
geraham mengguncang saling mengapit
nyawa sesak menuju surgalengkingan terakhir
aroma kematian membelah semesta
kesakitan terbawa
ketuban berontak membuncah di akhirhanya sunyi dan gelengan kepala
dua sudah terbawa
betapa di tengah, antara kematian dan hidup
terimalah kabar dukawanita bercahaya di pembaringan
bersama ajal
tiba lah takdir
ibu dan anak bersua di surgaThis post was submitted by timur matahari.
Leave a Comment



