» Antologi Puisi
-
KeluhBy psycho on December 2nd, 2008 | No Comments
aku berjalan di atas kehampaan hati tanpa cinta membutakan mata ketakutan yang merangkulku membuat aku terperangkap dalam dinginnya hatimu (Moenthe Carlo) This post was submitted by psycho.... -
RasaBy psycho on December 2nd, 2008 | No Comments
semua rasa yang pernah ada adalah bagian dari hidup yang akan segera berakhir tak pasti berakhir seperti apa namun, kepastian itu akan membukakan rasa yang telah mati oleh jiwa yang tertanam dalam sebuah kepalsuan yang diperuntukkan baik itu untukku, untukmu, untuk mereka (Moenthe Carlo) This post was submitted by psycho.... -
MAWAR BERDURIBy wi2n.sgirl on November 30th, 2008 | 1 Comment
Aku mawar berduri Duriku tlah menyakiti banyak orang Ada yang menyukaiku Sayang, Mereka terkena duriku Bukan ku sengaja Menancapkan duri tajamku Mereka tidak mengerti aku Mereka hanya menyukaiku Bukan menyayangi aku Duri bagiku adalah pelindung Tapi, Duri bagiku juga adalah siksa Dalam duriku ada darah Darah yang mengiginkan kelopakku Bukan kemurnian bungaku Bagi mereka Bunga adalah keindahan Tapi... -
kapitalis pembawa hancurBy ei on November 30th, 2008 | No Comments
ketika deruan angin membakar asaku deruan api yang menyelimutiku panas……….. terbakar sudah dimana? ku mendamba kesejukan jiwa dari relung asa yang hampa tiada lagi harapan mimpipun hilang ditelan pekat kegelapan yang bernama demokrasi atas nama demokrasi banyak orang yang dibohongi atas nama demokrasi kekayaan negriku sirna oleh kapitalis yang datang dengan menawarkan kebebasan k... -
Bangkai BusukBy psycho on November 30th, 2008 | No Comments
jika darah tak mampu membasuh semua dosa maka cukuplah kematian ini untuk mengakhiri semua derita, semua kesakitan, semua keterhinaan meski kelak raga ini jadi bangkai busuk dan itu cukup menebar bau diantara hiruk pikuk manusia tak ada sesal… tak ada gundah… (Moenthe Carlo) This post was submitted by psycho.... -
Lukisan HatiBy psycho on November 30th, 2008 | No Comments
saat malam menyelimuti hari rembulan bertahta menghias langit ribuan bintang ikut bernyanyi lembut belai hembusan angin begitulah terlukis dalam rasa ini saat kau berkata… ” aku mencintaimu ” (Moenthe Carlo) This post was submitted by psycho.... -
Meski MenyesalBy Jafran on November 30th, 2008 | No Comments
jangan menjauh dari sebelah situ ! tetap disini, disamping aku. genggam tangan aku, lalu peluk tangan ku. aku ga mau kamu pergi !!! dengarkan aku yach. aku mau cerita.. cerita ini panjang sekali.. jadi kamu harus berbaring dibahu aku. supaya kamu tentram disamping aku. aku tahu kok. tahu satu hal tentang rahasia kehidupan ini. sungguh !! aku tahu. kamu ga usah bilang sama aku karena aku tahu semua...


