-
CruisinBy Feyra on January 7th, 2009 | No Comments
Aku memang bukanlah seorang yang istimewa untukmu… bukan juga seorang yang kau ingin jadikan istimewa Tapi aku bahagia tlah menjadikanmu istimewa; istimewa dalam anganku, istimewa dalam mimpiku, istimewa dalam hatiku, istimewa dalam segala hal… Pergilah Ky… Raihlah citamu teruslah berkarya Tak usah pedulikan aku Hinga suatu saat kau mungkin kan mengingat dan menganggapku adaR... -
aku hanya ingin berada di sampingnyaBy ageha on January 7th, 2009 | No Comments
saat aku bersamanya itu sudah cukup saat dia hanya menatapku itu sudah cukup aku tidak menginginkan cintanya aku tidak menginginkan raganya aku tidak menginginkan rayuan lembutnya aku hanya ingin berada di sampingnya aku hanya ingin melihatnya bahagia walaupun dengan sisa tetes darahku aku memujanya hanya dengan airmata yang kutumpahkan aku menjaganya dengan seluruh jiwaku pun aku mencintainya aku... -
Puisi (Indahmu)By Hyu on January 7th, 2009 | No Comments
Masih jelas tersimpan dalam benakku Sebait puisi untuk dirimu Ketika ragaku tak mampu hadir untukmu Dalam penat dan letih yang iringi langkahku Saat waktu tak mampu hantarkan jiwa Tuk temani gelap malammu Harusnya kau sadar semuanya berlalu Bila sang waktu hadirkan cinta untukmu Selagi angan dan cita masih bersama Arungi mimpi indah berdua Kan ku tulis sebagai puisi terindah Untukmu sang dewi yang... -
Ku ingin menjauh,By Dido on January 7th, 2009 | No Comments
Disudut hati ini,kuingin menjauh dr drimu bukan menjauh dr cinta Karena q tahu aku tak mungkin bisa Bukan pula menghilang dr persahabatan,karena itu tak mungkin. Namun karena kutahu bahwa,,Cinta itu menyakitkan Cinta itu menyedhkan Cinta itu munafik Cinta itu egois Dan ku tak ingin menyakitimu…. LAGI,,…. This post was submitted by Dido.... -
Mimpi Tentang KamuBy romanz on January 5th, 2009 | No Comments
“jika malam itu datang… mengHampiriku dengan mimpi.. Mimpi Tentang Kamu…. dan bila pagi menjelang,semua kan berakhir.. namun aku tak ingin smua kebahagiaan bersamaMu hilang&berakhir seiring datangnya sang fajar…. Aku ingin selalu berada disampingMu,mencintai&berbagi kasih sepanjang waktu…..tak pernah berhenti&berganti…. janji setiaku tulus dlm hatimu... -
Puisi KeprihatinanBy fien prasetyo on January 5th, 2009 | No Comments
Anak kecil itu terpekur di sudut reot Matanya nanar dan perutnya membuncit Bibir terkatup rapat… Bahkan merintih pun tak sanggup Sementara itu emak beringas Bapak merenda simpul temali Sebilah pisau berkarat menghunus Sejurus keduanya menggelepar Seribu mata hanya bisa melihat miris Tangan berbuat hanya untuk mengelus dada Kaki melangkah cuma menuju liang lahat Hati berkasihan dan sekadar turut ... -
Menanti JawabmuTak kuasa ku menahan langkah, tak kuasa ku menepis rasa, bayangmu selalu hantui tidurku, tawa dan riangmu selalu mengusik kala kuterlelap… Akankah kau tau? Akankah terbesit dihatimu? Apa yg kurasakan saat ini… Akankah kau peduli,apa yg sedang kulukis di sebidang kanvas ini? Takkan pernah kumengeluh, dengan apa yang kurasa. Takkan juga kulari, dari kenyataan yg ada… Ku kan tetap m...
-
sudahlahBy juan on December 29th, 2008 | No Comments
ku ulang! kisah cinta diantara kita saat ini mungkin indah, meski aku dan juga dirimu mencoba tuk bertahan. tapi, itu smua hanya sementara dan tidak akan pernah tahu apa penyebabnya.. sudahlah…. lupakan saja, karna takmungkin lagi kita saling memiliki… hingga kusadari smua memang haruslah berakhir. sudahlah… kita akhiri saja karna kan sia-sia, coba memandang dengan hati mungkin jauh disana a... -
kisah patah hatiBy ananta on December 29th, 2008 | No Comments
awalnya kisahku ini dimulai dr pernikahan tanteku dgn seorang laki2 pd saat ak kelas 6 sd,om ku itu jg pnya keponakan laki2 yg kembar yg seumuran dgn ku jg gt..ak mang deket bgt ma tenteku dr kecil,begitupun keponakan laki2 om ku jg deket dgn om nya…mlai disitulah ak sering ktm sm 2 anak laki2 kembar tersebut.. setelah ak kuliah ak tinggal di rmh tanteku..anak itu jg sering main ke tempat om... -
MasihBy fien prasetyo on December 27th, 2008 | No Comments
Aku hanya bisa menatap nanar Membisu kelu tanpa hasrat berkata-kata Sendiri diantara bayang-bayang sendiri Sepi terkurung jiwa yang patah Menangis tanpa isak, tanpa airmata… Sementara riak-riak ramai silih berganti Mengganggu, merayu, menunggu Hingga kini dan esok bersua Sekarang dan nanti memadu Bosan, marah, seketika menyeruak Kutampar wajah-wajah munafik Kupukul lengan-lengan penyikut Kuinjak...


